꧋ꦗꦸꦫꦸꦱꦤ꧀ꦧꦱꦭꦤ꧀ꦱꦱꦠꦿꦗꦮ꧉ – Javanese Language and Literature Department.

 

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa

Berita Terkini

Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Jurusan Bahasa Jawa Dorong Pengembangan Keilmuan

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang bakal menjadi tuan rumah dalam International Conference on Local Wisdom (Incolwis) atau Konferensi Internasional tentang Kearifan Lokal, 24-25 November 2021. Konferensi yang menghadirkan pembicara dari sejumlah negara ini dilakukan secara daring. (Baca selengkapnya)

Teori Berbasis Kearifan Lokal Jadi Perhatian

Penelitian yang menggali dan memanfaatkan teori maupun metodologi berbasis lokal atau indigenous theory semakin mendapat perhatian dari para ilmuwan dunia. Teori dan metodologi lokal dinilai lebih dapat memberikan gambaran untuk melihat permasalahan yang diteliti. (Baca selengkapnya)

Penelitian tentang Asia Tenggara Perlu Terus Didorong

Kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di Asia Tenggara terus menjadi perhatian para peneliti dari berbagai negara. Asia Tenggara memiliki keragaman bahasa, seni, pengetahuan dan teknologi lokal, makanan, hingga pengobatan tradisional yang tidak pernah habis untuk diteliti. (Baca selengkapnya)

Pentaskan Lima Lakon, Festival Kethoprak Gaul Menginjak Tahun Kesembilan

Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang mementaskan lima lakon ketoprak dalam Festival Kethoprak Gaul 2022, Rabu-Kamis, 22—23 Juni 2022, di Gedung B6 FBS UNNES, Sekaran, Gunungpati, Semarang. Pementasan merupakan bentuk ujian akhir mata kuliah Drama Jawa Tradisional yang ditempuh oleh mahasiswa, baik pada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa maupun Prodi Sastra Jawa. (Baca selengkapnya)

Profil Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa memiliki dua program studi yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa serta Sastra Jawa.

Kesan Alumni

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa

Tak perlu menununggu lama, setelah diwisuda dan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan, saya kemudian melamar menjadi guru tidak tetap di sebuah sekolah negeri di Semarang. Alhamdulillah, setahun kemudian saat pendaftaran CPNS, saya ikut mendaftar dan diterima. Sekarang saya mengajar di SMPN 1 Wedung Demak.

WINARKO SUSILO ATMODJO

guru SMP di Kabupaten Demak

Selama kuliah, saya mendalami ilmu sinden. Ditempa oleh dosen yang kompeten di bidang ini, saya pun memberanikan diri untuk mengikuti Sinden Idol 2012. Meski tidak menjadi juara, saya berhasil masuk nominasi 10 besar. Hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Kini, saya mengajar di sebuah sekolah swasta di Semarang, tentu sambil nyinden dan mengajarkan tembang Jawa di berbagai komunitas kesenian.

DHESI PURNAWATI

guru dan pesinden

Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa memiliki keunggulan dalam banyak mata kuliah, salah satunya adalah Pranatacara. Melalui proses pembelajaran yang dilakukan, selain menjadi guru Bahasa Jawa salah satu sekolah di Semarang saya juga menjadi panatacara salah satu wedding organizer di Semarang. 

AFRIANTO NUR F.

guru dan panatacara